Cara Mengukur Pola Pakaian

Pengertian Pola dasar

Apabila anda ingin membuka usaha Rumah Fashion atau Fashions House , anda harus tahu cara membuta pola pakaian. Setiap Desain Pakaian memiliki pola tersendiri, apakah itu Desain Kebaya, Desain Gaun maupun Desain Kostum, karena dari pola itulah nanti terbentuk pakaian.

Pola atau Patern dalam menjahit adalah potongan kain atau kertas yang dipakai sebagai contoh untuk membuat baju, pada saat kain digunting. Potongan kain atau kertas tersebut mengikuti ukuran Desain Kostum bentuk badan dan model tertentu.

Pola dasar terdiri dari :
-Pola badan bagian atas, dari bahu sampai ke pinggang, biasanya disebut pola badan bagian muka dan belakang.
-Pola bagian bawah, dari pinggang sampai lutut atau sampai mata kaki. Atau biasa disebut pola dasar rok muka dan belakang.
-Pola lengan, dari lengan bagian atas atau bahu terendah sampai siku atau pergelangan, biasa disebut pola dasar lengan.
-Adapula pola badan atas dengan pola badan bawah yang menjadi satu biasa disebut pola dasar gaun atau baju terusan.

Mengambil ukuran badan
Pada waktu mengambil ukuran, model atau orang yang diukur harus berdiri dengan sikap tegak lurus supaya ukuran yang diambil tepat.
Sebelumnya ikatlah tali ban atau ban elastic kecil dengan lebar tidak lebih dari 2 cm pada pinggang sebagai batas badan atas dan bawah. Perhatikan benar agar letak tali tepat di tempatnya dan tidak berkelok-kelok.Bagian Tubuh yang di ukur :

  1. Lingkar Leher (LL) diukur sekeliling batas leher bawah, dengan meletakkan jari telunjuk di tekuk leher atau diukur dan di tambah 1 cm
  2. Lingkar Badan (LB) diukur sekeliling badan atas yang terbesar, melalui puncak dada, diukur pas ditambah 4 cm atau dengan menyelakan 4 jari.
  3. Lingkar Pinggang (LPc) diukur sekeliling pinggang pas.
  4. Tinggi Panggul (TPa) diukur dari bawah ban pinggang sampai batas panggul.
  5. Lingkar Panggul (LPa) diukur sekeliling panggul atau badan bawah yang terbesar, diukur pas, kemudian ditambah 4 cm atau diselakan 4 jari.
  6. Panjang Punggung (PP) diukur dari tulang leher belakang yang menonjol kebawah sampai dibawah ban pinggang.
  7. Lebar Punggung (LP) diukur dari tulang leher belakang yang menonjol turun 9cm lalu diukur datar dari batas lengan kiri sampai kanan.
  8. Panjang Sisi (PS) diukur dengan menyelakan penggaris dibawah ketiak, kemudian diukur dari dari batas penggaris kebawah sampai bawah ban pinggang dikurangi 2 sampai 3 cm
  9. Panjang Muka(PM) diukur dari lekuk leher di tengah muka ke bawah samapi di bawah ban pinggang.
  10. Lebar Muka (LM) diukur 5 cm di bawah lekuk leher tengah muka, lalu diukur datar dari batas lengan kiri sampai kanan.
  11. Tinggi dada (TD) diukur dari bawah ban pinggang tegak lurus ke atas sampai puncak buah dada.
  12. Lebar Bahu (LB) diukur dari lekuk leher di bahu atau bahu yang paling tinggi sampai titik bahu yang terendah atau paling ujung.
  13. Ukuran Uji (UU) atau ukuran control, diukur dari tengah muka dibawah ban serong melalui puncak dada ke puncak lengan terus serong ke belakang sampai tengah belakang pada bawah ban.
  14. Panjang rok muka, sisi dan belakang diukur dari bawah ban sampai panjang yang dikehendaki.
  15. Lingkar lubang lengan (LLL) diukur sekeliling lubang lengan tanpa lengan dan di tambah 4 cm untuk lubang lengan yang akan dipasangkan lengan.
  16. Panjang lengan pendek (PLPd) diukur dari puncak lengan ke bawah sampai kira2 3 cm di atas siku.
  17. Panjang lengan panjang (PLP) diukur dari puncak lengan ke bawah sampai pergelangan.
  18. Lingkar lengan panjang (LLP) lingkar pergelangan diukur melingkar pergelangan pas ditambah 3 cm.

Alat dan bahan untuk membuat Pola

  1. Pita Ukur, dipakai untuk mengambil ukuran badan maupun untuk menggambar pola. Pita ukur dibuat dengan ukuran satuan sentimeter dan inci.
  2. Buku pola atau buku kostum, berukuran folio dengan lembar halaman berselang-seling bergaris dan polos. Lembar bergaris untuk mencatat ukuran dan keterangan, sedang lembar polos untuk menggambar pola dalam skala
  3. Skala atau ukuran perbandingan adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur pada waktu menggambar pola pada buku pola. Skala ini terbuat dari karton berbentuk penggaris dengan berbagai ukuran 1:2, 1:3, 1:4, 1:6 dan 1:8
  4. Pensil hitam untuk menggambar garis2 pola asli
  5. Pensil merah untuk menggambar garis pola jadi bagian muka
  6. Pensil biru untuk menggambar garis pola jadi bagian belakang
  7. Penggaris lurus, penggaris siku dan penggaris bentuk panggul, leher dan lengan.
  8. Karet penghapus
  9. Kertas sampul coklat untuk merancang bahan dan menggambar pola ukuran besar atau ukuran sesungguhnya. Garis2 memanjang yang terdapat pada kertas diumpamakan sebagai arah serat kain memanjang
  10. Gunting kertas untuk menggunting kertas pola kecil maupun besar.

Tips Memilih Busana Muslim

berbusa sopan

busana anggun

Berpenampilan menggunakan jilbab anak dapat terlihat menarik jika diperhatikan beberapa langkah berikut ini, meskipun dalam kondisi mendesak kamu tetap bisa terlihat cantik.

Yang pertama, pilih bahan jilbab anak ringan, nyaman, dan praktis. Selanjutnya, pilih model jilbab atau kerudung yang sesuai dengan bentuk wajah dan acara yang akan kita hadiri agar tidak salah kostum.

Bukan hanya itu saja, model jilbab serta warna harus disesuaikan dengan busana muslim atau baju muslim yang kita pakai untuk memberi kesan elegan dan cantik. Supaya lebih safety, gunakan dalaman jilbab, seperti ciput, bando, atau bandana agar rambut tidak mudah keluar sehingga anak-anak rambutpun rapi tersembunyi. Apabila rambut kamu berponi gunakan jepit kebelakang agar tidak menimbulkan jerawat di dahi.

Pilih warna yang serasi antara ciput dengan kerudung. Ini dimaksudkan agar jilbab dapat terlihat serasi. Kadang  jilbab yang kita gunakan tidak cukup tebal sehingga ciput terlihat cukup membayang.

Untuk menyiasatinya, pilih warna yang serasi dengan jilbab luar atau pilih warna hitam anda bisa melihatnya di grosir jilbab anak dan jual jilbab anak, putih atau warna kulit yag cocok dipadu padankan dengan jilbab aneka warna.

Supaya lebih memberi kesan glamour, gunakan aksesoris jilbab(cthnya ada di grosir jilbab), seperti bros, kalung atau yang lainnya agar terlihat cantik. Untuk pemakaian jilbab sehari-hari hindari model jilbab yang rumit pemasangannya dan terlalu banyak aksesoris (cek disini grosir jilbab), agar kita dapat melakukan aktifitas dengan lebih leluasa.

Kecantikan telah menjadi harapan bagi semua orang. Bahkan, tidak jarang yang telah menghabiskan banyak materi untuk mendapatkan kecantikan ini. pada dasarnya, kecantikan tidak tercermin dari busana yang dikenakan, tapi dari karakter dan kepribadian yang dilakukan. Banyak orang cantik, tapi berkepribadian buruk. Sehingga tidak lagi kecantikan yang terlihat dalam dirinya, tapi malah keburukan.

Kecantikan yang sebenarnya bukanlah terlihat dari seberapa banyak bentuk tubuh yang di perlihatkan. Atau seberapa sexy bentuk tubuh tersebut. Malah, dengan semakin banyak aurat yang terbuka kecantikan tersebut semakin memudar.

Jadi semakin aurat itu tertutup, maka kecantikan seseorang semakin terlihat. Tidak hanya cantik, tapi bercahaya. Dan yang terpenting memiliki nilai yang sangat mahal. Seperti halnya kalau kita membeli buku, vcd atau air minum. Kita pasti menolak, kalau dikasih yang sudah terbuka. Kita berani memberikan nilai lebih untuk mendapatkan yang baru dan masih tertutup tentunya.

Pemakaian busana muslim atau baju muslim yang benar bukanlah yang menutup belaka, tapi tidak menerawang. Percuma saja di tutup kalau masih menampakan lekukan tubuh. kesalahan dalam memakai busana muslim ini tidak sedikit kita temukan, tapi sangat banyak. Khususnya anak-anak muda sekarang ini. lebih memilih busana muslim yang ketat, yang dipadukan dengan jeans yang ketat dan jilbab atau kerudung yang masih menampakan rambut.

Padahal, pemakaian busana yang ketat itu bukan hanya bagi agama yang tidak baik, tapi juga bagi kesehatan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh para dokter.

Oleh karenanya, sekarang tidak perlu lagi harus membuka sebagian aurat untuk terlihat lebih cantik. karena dengan memakai busana muslim yang sesuai kaidah Islam tidak hanya menjadikan Anda cantik, tapi anggun dan mempesona. Tidak hanya kenyamanan batin yang dirasakan, tapi kenyamanan lahir. Anda akan semakin dihormati, dan disegani.

Busana muslim atau baju muslim modern sekarang ini tampil dengan design, warna dan corak baru, yang tampil lebih menawan dan bagus. Yang akan memanjakan Anda dalam berbusana, dan memberikan kenyamana lahir dan batin bagi pemakainya. Busana muslim modern tidak hanya menyejukan si pemakai, tapi bagi siapa saja yang melihat dia akan merasakan aura kesejukan tersebut.

Busana muslim modern juga tidak hanya dihadirkan untuk muslimah atau wanita saja. tapi juga untuk ikhwan atau pria dan anak-anak. Jadi, tidak lagi malu atau minder untuk memakai busana muslim, karena busana muslim modern ini telah ada untuk umat muslim semua.

Sekarang saatnya untuk memperbaiki dan menata diri sekaligus menata penampilan. Tampil modis, cantik dan anggun dengan busana muslim modern tapi tetap syari’i.

Mengenakan Busana Gamis Muslimah tidak hanya sekedar menutup aurat. Iapun juga butuh keindahan. Keindahan disini bukan berarti harus tampil mewah dan menarik lawan jenis. Keindahan disini adalah seimbang, baik dalam tatanan desain, mode dan juga unsur pelengkap busana muslim lainnya.

Apapun jenis busana muslim anda, apakah itu model gamis, model setelan , pastinya memerlukan keselarasan, dalam hal ini yang akan diperbincangkan adalah , warna.

Apakah warna kesukaan anda ? Tiap kita pastiya memiliki warna favorit. Dalam berbusana muslim, kita tidak dilarang untuk mengenakan warna-warna lain selain hitam atau putih. Namun, alangkah baiknya kita pandai menyelaraskan antara baju dan pentutup kepala kita (kerudung/jilbab).

Jika kita memilih busana muslimah model gamis atau Gamis Muslimah, kita bisa menggunakan dengan yang berdesain polos ataupun bercorak. Jika kita memilih untuk mengenakan dengan desain yang polos, maka ambil kerudung dengan sedikit corak, sehingga membuat penampilan tidak tampak polos. Atau jika anda ingin menyesuaikan dengan kerudung atau jilbab yang polos, maka pilihlah bros cantik dengan ukuran agak sedikit besar untuk memberi aksen pada penampilan anda.

Memadu padankan busana, kerudung dengan gradasi warna yang cantik juga merupakan pilihan yang apik. Jika busana muslimah atau gamis muslimah anda berwarna ungu, cobalah cari kerudung atau jilbab dengan warna setingkat lebih gelap dari ungu baju muslim anda.

Sementara itu, jika anda memilih baju muslim setelan, pastikan setelan yang anda kenakan juga tidak terlalu ramai. Jika atasan muslimah atau blouse muslimah anda bermotif corak, pilihlah rok atau bawahan dengan motif polos. Atau sebaliknya, jika atasan atau blouse muslimah anda polos, anda bisa memilih rok dengan motif corak. Untuk pemakaian kerudung atau jilbab, ada baiknya pilih yang bermotif polos. Sementara jika busana muslim setelan anda baik blouse muslimah maupun rok muslimah tampil tanpa motif, anda bisa memilih kerudung atau jilbab dengan aneka motif dengan corak yang disesuaikan dengan warna setelan busana muslimah anda.

Nah, tampil indah dan syar’i mudah bukan ? Selamat Berbusana Muslimah.:)

sumber ; rumah madani

Tips memilih busana kerja

busana kerja yang sopan

Sering bingung nggak bagaimana memilih busana kerja atau Baju Korea yang sesuai, pantas dan sopan ? Bagi anda yang suka tampil trendi dan modis, mungkin ingin mengenakan busana kerja (baju korea) yang mengikuti perkembangan jaman serta cantik dan menarik.

Nggak ada salahnya sih, tapi mesti disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat mencoba memakai model busana kerja (baju korea) masa kini. Beberapa orang lebih menyukai untuk menjahitkan baju kerja ke taylor/modiste (baca : tukang jahit baju), tentunya hasilnya bakalan sama persis sesuai keinginan kita.

Dan beberapa lagi lebih suka membeli baju (baju korea) jadi baik mencari baju murah tapi cantik ataupun baju yang agak mahal tapi menarik, di butik ataupun di Toko Baju Online, alasannya tentu lebih cepat dan praktis.

Ingin bisa mengikuti tren busana (baju korea) sambil tetap tampil percaya diri di tempat kerja? Ikuti tips-tips memilih pakaian kerja berikut :

* Blazer, Blus, dan Rok / celana wanita panjang adalah koleksi busana kerja yang harus dimiliki.
* Pilih warna-warna netral untuk mempermudah memadu-padankan sehingga tidak nampak membosankan (baju korea).
* Pilih kualitas jahitan pakaian yang baik.
* Untuk memberi kesan feminin, pilihlah rok A-line dengan warna netral agar mudah dipadankan dengan pilihan busana yang lain.
* Untuk memberi kesan maskulin, contoh: pilihlah setelan blazer dari celana abu-abu dengan blus motif bunga aksen renda.
* Untuk memberi kesan preppy gilrl, contoh: padankan rok hitam A-line dengan kemeja putih dan sweater merah marun. Pilihan lain, cardigan oranye, tank top, dan celana abu-abu.

2. Busana kerja untuk tubuh besar :

* Pilih rok yang berpotongan lurus 7/8 dengan belahan di bagian belakang atau pada salah satu sisinya untuk menyembunyikan bagian paha dan betis yang cenderung besar
* Hindari blus (baju korea) yang terlalu ketat, pilihlah blus dan kemeja dengan ukuran yang sesuai.

3. Busana kerja untuk tubuh mungil :

* Pilihlah rok yang berpotongan sepan dengan bahan yang cukup tebal di atas lutut atau pas di lutut untuk menambah volume tubuh dan meninggikan siluet tubuh.
* Sebaiknya gunakan warna-warna solid dan tidak disertai gambar atau motif apapun untuk memberi kesan luas untuk memperbesar siluet tubuh.

tokobutik.com

Etika berpakaian

berpakaian sopan

Berpakaianlah yang sopan

KEBEBASAN berpakaian antara kelebihan dimanfaatkan sepenuhnya pelajar apabila melanjutkan pengajian ke institusi pengajian tinggi (IPT).

Pelbagai gaya dapat dilihat di kalangan pelajar universiti, malah, kita boleh mengagak mahasiswa daripada jurusan tertentu berdasarkan penampilan mereka. Sebagai contoh, pelajar berpakaian formal dikaitkan dengan jurusan pendidikan, perakaunan, perubatan, pengurusan dan pengajian Islam.

Pelajar bidang teknologi dan banyak membabitkan kerja lapangan seperti teknologi maklumat, kejuruteraan dan ukur tanah pula cenderung berpakaian selekeh.  Manakala pelajar aliran seni dan sosial seperti muzik, seni bina, drama dan komunikasi massa dikatakan kelompok mahasiswa paling ‘trendy’ dan ‘daring’ penampilannya dengan pakaian serta aksesori berwarna warni dan mengikut aliran fesyen terkini.

Walaupun diberi kebebasan dalam berpakaian, mahasiswa masih tertakluk dengan tatacara berpakaian dan penampilan diri ditetapkan universiti masing-masing iaitu secara umumnya perlu berpakaian kemas dan sopan ketika menghadiri atau berada di dewan kuliah, dewan peperiksaan, pejabat atau majlis rasmi. Antara lain, pelajar dilarang memakai selipar, berbaju jarang dan ketat, seluar pendek, seluar ketat, jeans lusuh, skirt pendek dan kemeja-T berkolar bulat.

Peraturan ini meliputi penampilan pelajar secara keseluruhannya termasuk larangan rambut fesyen afro, punk, berekor dan diwarnakan serta wajib memakai kad pelajar bagi tujuan keselamatan.

Mahasiswa Universiti Teknologi Malaysia (UTM) antara contoh baik dalam hal ini dengan kebanyakan mereka berpakaian sopan dan kemas terutama pada Isnin yang dikhususkan sebagai ‘Smart Day’ dan mewajibkan pelajar perempuan berbaju kebangsaan sementara lelaki memakai kemeja, seluar slack dan bertali leher.

Pelajar tahun satu Kejuruteraan Elektrik Kuasa Kampus Antarabangsa UTM, Kuala Lumpur, Fadilah Muhidi, 18, berkata amalan baik ditunjukkan pelajar senior itu contoh baik untuk diikuti junior sepertinya dan menjadikan etika berpakaian kemas sebagai budaya di universiti itu.

Pelajar tahun tiga Diploma Kejuruteraan Awam di kampus sama, Darren Lai, 20, berkata peraturan berpakaian ditetapkan universiti itu wajar bagi membiasakan mahasiswa dengan tabiat berpakaian kemas dan sesuai mengikut profesion masing-masing.

“Pelajar pengurusan di kampus ini sering dilihat berpakaian formal kerana banyak membuat pembentangan tugasan, sementara pelajar kejuruteraan akan memakai seluar jeans dan kemeja-T berkolar jika ada kerja lapangan di tapak pembinaan.

Tinjauan di beberapa universiti awam pula mendapati wujud pelanggaran ketara terhadap undang-undang ini apabila pelajar tempatan dan antarabangsa berpakaian terlalu ringkas untuk menghadiri kuliah dan berurusan di pejabat termasuk berseluar ketat dan pendek, memakai baju kemeja-T berkolar bulat dan berselipar.

Malah ada yang berambut panjang, berwarna dan kebanyakannya tidak memakai kad pelajar semasa berada di kampus.

Antaranya, pelajar tahun tiga program Muzik, Arman (bukan nama sebenar), yang mengekalkan imej rambut panjang sejak minggu orientasi bagi mencerminkan identitinya sebagai pemain ‘bass’ dan mengikuti jurusan seni.

Beliau berpendapat universiti seharusnya bersikap fleksibel terhadap pelajar jurusan seni sepertinya yang berani menonjolkan penampilan unik sebagai sebahagian cara ekspresi ciri kreativiti dimiliki.

“Setakat ini tiada masalah bagi saya mengekalkan imej rambut panjang walaupun bidang kritikal adalah program pengajian utama di universiti ini kerana pensyarah fakulti memahami jiwa seni kami. Begitu juga pelajar tarian yang perlu memakai ‘tights’ untuk sesi latihan mereka.

“Sementara itu, saya memastikan peraturan lain seperti memakai kasut dan kad matriks ketika di kampus sentiasa dipatuhi dan mengikat rambut semasa menghadiri majlis rasmi,” katanya.

Pelajar tahun kedua program bahasa Inggeris, Shahir (bukan nama sebenar) yang ditemui berseluar pendek paras lutut, baju kemeja-T ketat dan rambut berwarna perang ketika baru pulang kuliah, berkata gaya pemakaian beliau dipengaruhi perkembangan fesyen semasa. “Sejak sekolah lagi saya berani dalam berfesyen dan tidak dinafikan saat awal memasuki universiti saya teragak-agak untuk bergaya berlebihan tetapi apabila mendapat pensyarah juga sukakan fesyen dan tiada masalah dengan penampilan ini, saya teruskan saja,” katanya.

Rakan sepengajiannya, Lili, yang memakai seluar ketat, tights, berkata keselesaan faktor utama baginya dalam berpakaian untuk ke kampus kerana waktu kuliah yang panjang.

“Jadual kuliah pelajar program bahasa seperti kami lebih padat berbanding program lain, justeru, saya lebih selesa berpakaian kasual dan hanya akan berpakaian formal apabila ada sesi pembentangan tugasan.

“Namun, tidak dinafikan, ada juga pelajar keterlaluan dalam berpakaian hingga ada yang membuka tudung dan mewarnakan rambut semata-mata kerana pengaruh kawan dan tidak mahu dianggap ‘skema’,” katanya.

Pelajar tahun dua Sains Aktuari yang hanya mahu dikenali sebagai Halim pula menyifatkan seluar jeans, kemeja-T kolar bulat dan sandal adalah cukup ‘kemas’ bagi mengikuti programnya kerana pembelajaran kebanyakannya berlangsung di bilik kuliah saja.

Pelajar antarabangsa gagal patuhi peraturan universiti

LANGKAH universiti menetapkan etika berpakaian bukan bermaksud menyekat kebebasan mahasiswa sebaliknya membiasakan mereka dengan tabiat berpakaian mengikut kesesuaian profesion.

Peraturan mewajibkan pemakaian kad pelajar pula bertujuan memudahkan pemantauan keselamatan dan mengelak orang luar berniat buruk menyalahguna kemudahan kampus, bukannya bertujuan mengikat pelajar dengan peraturan ala sekolah.

Ketua Penolong Pendaftar Kanan, Bahagian Hal Ehwal Pelajar dan Alumni Universiti Malaya (UM), K Puniamurthy, berkata kesedaran mengenai rasional peraturan itu diwujudkan memudahkan pelajar akur dan mengikuti undang-undang ditetapkan universiti.

Katanya, atas dasar itu juga, UM mengamalkan pendekatan mendidik dan memberi peringatan daripada menghukum pelajar yang melanggar peraturan itu bagi mengelak keselesaan pelajar terjejas.

“UM menetapkan Peraturan Pakaian Pelajar UM sebagai kaedah tatatertib bagi menekankan kepada pelajar mengenai kepentingan ia dipatuhi, bukan sekadar garis panduan umum.

“Antara hukuman bagi pelanggaran peraturan ini adalah amaran, denda dan digantung pengajian, namun setakat ini tiada pelajar dikenakan tindakan disiplin berat kerana lazimnya mereka akur selepas diberi amaran.

“Pendekatan mempengaruhi pelajar mematuhi peraturan ini menerusi peringatan dan notis ditampal adalah pendekatan yang lazim digunakan universiti dalam penguatkuasaan kerana ia bukan masalah disiplin besar di universiti ini dan kami mahukan perubahan berlaku atas dasar kesedaran pelajar sendiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bahagian Pejabat Hal Ehwal Mahasiswa , Kampus Antarabangsa Universiti Teknologi Malaysia, Jalan Semarak, KL, Siti Salamah Mohd Shihab, berkata masalah etika berpakaian kalangan pelajar tempatan terkawal namun pelajar antarabangsa disifatkan agak ‘liat’ dalam mematuhinya.

Antara langkah penguatkuasaan, katanya, adalah mengenakan denda bagi pelajar yang tidak memakai kad pelajar serta melarang pelajar berurusan di pejabat atau perpustakaan jika gagal mematuhi peraturan pakaian ditetapkan.

“Walaupun pelajar antarabangsa membuat pelaburan besar mengikuti pengajian di sini, mereka tetap tertakluk kepada undang-undang berpakaian universiti dan tindakan menegur pemakaian yang kurang sopan dan kemas tetap dijalankan terhadap mereka.

“Kita harap pelajar memahami tujuan peraturan seperti ini diwujudkan demi kepentingan mereka juga iaitu sebagai latihan sebelum mereka memasuki alam pekerjaan yang menuntut mereka untuk berpakaian kemas sesuai kerjaya diceburi,” katanya.

CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH

mari berjilbab

yuk berjilbab

Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang wanita untuk menerima gelar solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t.

Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat saja yaitu:
1. Taat kepada Allah dan RasulNya
2. Taat kepada suami

Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut:

1. Taat kepada Allah dan RasulNya

Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?
– Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.
– Wajib menutup aurat
– Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah
– Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada bersamanya
– Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa
– Berbuat baik kepada ibu & bapa
– Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang
– Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa
– Bersikap baik terhadap tetangga

2. Taat kepada suami
– Memelihara kewajipan terhadap suami
– Sentiasa menyenangkan suami
– Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah.
– Tidak cemberut di hadapan suami.
– Tidak menolak ajakan suami untuk tidur
– Tidak keluar tanpa izin suami.
– Tidak meninggikan suara melebihi suara suami
– Tidak membantah suaminya dalam kebenaran
– Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya.
– Sentiasa memelihara diri, kebersihan fisik & kecantikannya serta rumah tangga

FAKTOR YANG MERENDAHKAN MARTABAT WANITA
—————————————

Sebenarnya puncak rendahnya martabat wanita adalah datang dari faktor dalam. Bukanlah faktor luar atau yang berbentuk material sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh para pejuang hak-hak palsu wanita.

Faktor-faktor tersebut ialah:

1) Lupa mengingat Allah

Kerana terlalu sibuk dengan tugas dan kegiatan luar atau memelihara anak-anak, maka tidak heran jika banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya telah lalai dari mengingat Allah. Dan saat kelalaian ini pada hakikatnya merupakan saat yang paling berbahaya bagi diri mereka, di mana syetan akan mengarahkan hawa nafsu agar memainkan peranannya.

Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-Jathiah, ayat 23: artinya:

” Maka sudahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya. Dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya.”

Sabda Rasulullah s.a.w.: artinya:
“Tidak sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga dia merasa cenderung kepada apa yang telah aku sampaikan.” (Riwayat Tarmizi)

Mengingati Allah s.w.t. bukan saja dengan berzikir, tetapi termasuklah menghadiri majlis-majlis ilmu.

2) Mudah tertipu dengan keindahan dunia

Keindahan dunia dan kemewahannya memang banyak menjebak wanita ke perangkapnya. Bukan itu saja, malahan syetan dengan mudah memperalatkannya untuk menarik kaum lelaki agar sama-sama bergelimang dengan dosa dan noda.
Tidak sedikit yang sanggup durhaka kepada Allah s.w.t. hanya kerana kenikmatan dunia yang terlalu sedikit.

Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-An’am: artinya: ” Dan tidaklah penghidupan dunia ini melainkan permainan dan kelalaian dan sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa, oleh karena itu tidakkah kamu berfikir.”

3) Mudah terpedaya dengan syahwat
4) Lemah iman
5) Bersikap suka menunjuk-nunjuk.

Ad-dunya mata’ , khoirul mata’ al mar’atus sholich
Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah.

source : NN

Cara Merawat Rambut Sehat

1. BERSIHKAN RAMBUT SECARA TERATUR

Agar kebersihan rambut dan kulit kepala terjaga, usahakan minimal membersihkan            rambut anak dua hari sekali. Sebaiknya, aktivitas mencuci rambut bagi anak tidak terlalu lama. Satu atau dua menit pun cukup. Setelah itu, dibilas hingga bersih. Kebersihan rambut bisa membantu lancarnya sirkulasi darah pada kulit kepala. Rambut yang bersih juga membantu mengurangi stres dan membantu jaringan metabolisme agar tetap tumbuh dan berkembang secara normal. Kutu rambut pun tidak diberi kesempatan untuk hidup. Rambut wangi, bersih, dan segar.

Sedangkan pada bayi, keramas dapat dilakukan satu atau dua kali seminggu. Ingat, rambut bayi tidak terlalu kotor, selain tidak mengeluarkan banyak keringat. Rambut bayi juga tidak selebat rambut orang dewasa. Seminggu sekali bersihkan kulit kepalanya menggunakan baby oil lalu segera keramas.

2. PILIH SAMPO YANG TEPAT

Disarankan membeli sampo berkualitas baik yang mampu menghilangkan minyak, sisik kepala, dan membuat rambut si kecil jadi lebih lemas, gampang disisir, serta tidak mudah kusut. Ada banyak sampo pilihan buat anak. Sedangkan untuk bayi, pilihlah yang bahan aktifnya tidak mengiritasi mata dan tidak memicu alergi.

3 PILAH-PILIH SISIR

Gunakan sisir yang bergigi renggang atau sikat rambut yang tidak tajam. Sisiri rambut anak secara lembut. Bila tidak, salah-salah cara rambut si kecil malah rusak dan rontok. Jadikan acara menyisiri rambut ini sebagai ajang untuk menunjukkan kasih sayang dan menjalin kedekatan.

Kesehatan rambut erat kaitannya dengan pemilihan sisir yang tepat. Sisir yang kurang baik akan mudah menyebabkan rambut rusak atau rontok. Hindari membeli sisir berbahan nilon karena berisiko menyebabkan rambut mudah patah. Meskipun terlihat gaya, sisir berbahan metal juga dapat merusak rambut. Jangan lupa, bersihkan sikat dari sisa rambut yang tersangkut. Cuci dengan air hangat hingga bersih. Untuk bayi, gunakan selalu sisir bayi yang lembut.

4. GUNTING RAMBUT

Guntinglah rambut secara teratur. Selain untuk menjaga penampilan, rambut yang pendek juga memudahkan orangtua menjaga kebersihan rambut. Memotong rambut juga berguna agar ujung-ujung rambut tetap sehat, tidak bercabang, mudah patah, atau kering. Bahkan untuk bayi, orangtua bisa menggunduli anak dalam beberapa waktu tertentu. Selain rambut dan kulit kepala bayi mudah dibersihkan, rambut yang baru akan tumbuh lebih lebat dan hitam.

5. KONSUMSI MAKANAN BERGIZI

Rambut sehat memerlukan asupan nutrisi yang baik. Kurangnya asupan protein dan vitamin dapat membuat rambut rontok, kusam, kemerahan, berketombe, dan akhirnya rontok. Ingat, vitamin dan zat gizi berperan dalam menunjang kekuatan dan kesehatan rambut. Vitamin B kompleks, misalnya, jika asupannya kurang dapat menyebabkan rambut kusam, juga tumbuh suburnya ketombe. Sedangkan vitamin C dapat menjaga kekuatan akar rambut. Ingat akar rambut berperan dalam kesehatan rambut secara keseluruhan. Lewat akarlah, semua zat gizi diserap dan disalurkan ke rambut. Kurangnya zat besi juga berisiko menimbulkan kerontokan rambut. Zat belerang juga berperan dalam memberikan kilau pada rambut. Kandungan zat gizi ini dapat ditemukan pada ikan, telur, dan lain-lain. Sedangkan lemak berperan dalam menjaga kekuatan rambut, disamping kilau rambut.

Untuk bayi, sangat dianjurkan mengonsumsi ASI secara eksklusif. Ini karena ASI kaya kandungan gizi, tidak dapat tertandingi oleh susu formula atau nutrisi lainnya.

6. IKAT RAMBUT SAAT BEROLAHRAGA

Olahraga sangat baik untuk kesehatan. Namun, aktivitas itu juga berpotensi merusak rambut. Jika rambut anak panjang, ikatlah dan jepit ke atas. Pastikan rambut itu tidak menghalangi gerakan dan pandangan anak. Penggunaan ikat kepala atau bando juga bisa menjadi solusi. Selain tampil lebih gaya, rambut anak pun lebih terjaga. Bila menggunakan penutup kepala atau bandana, pilihlah yang cepat menyerap keringat sehingga tidak menumpuk di kulit kepala. Ingat, endapan keringat yang mengering dapat merusak akar rambut.

7. JAUHI SINAR MATAHARI

Terik matahari dapat merusak rambut. Itulah mengapa, saat bepergian di tengah terik matahari, usahakan memakai topi atau payung. Usahakan rambut terlindungi dari sinar matahari.

8. KENAKAN PENUTUP SAAT BERENANG

Saat berenang, kenakan penutup rambut setelah membasahi rambut seluruhnya. Selesai berenang cuci rambut untuk menghilangkan klorin yang menempel pada rambut. Jika mungkin kenakan kondisioner tanpa bilas sebelum Anda masuk ke kolam.

9. HATI-HATI SAAT MENGERINGKAN

Mengeringkan dengan handuk bisa jadi penyebab kerusakan rambut. Menggosok rambut basah dengan handuk membuat helai-helai rambut kusut dan mudah terjerat pada benang-benang di handuk, sehingga tertarik dan mudah putus, rusak pada kutikula, dan ujung rambut terbelah. Jadi, tepuk-tepuk saja rambut basah dengan handuk, lalu diurut sesuai arah pertumbuhan rambut. Memang cara ini agak makan waktu, tetapi berharga untuk rambut anak.

Saeful Imam.

Tips Belajar Efektif

Tips Belajar Efektif
Ada baiknya Anda membuat persiapan yang baik buat satu semester ke depan. Tak ubahnya para peserta diri yang dituntut mempersiapkan segala keperluan, seperti buku pelajaran, buku tulis atau baju seragam. Selain itu, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan, Pertama, tentukan target Anda di semester ini apa. Kemudian buat jadwal harian yang isinya langkah-langkah menuju target tersebut. Supaya target belajar goal-nya lebih cepat, berikut ada beberapa tips bagaimana cara belajar yang efektif, yang telah teruji oleh beberapa negera maju. Tips ini bias Anda jalankan sendiri, atau ditularkan kepada peserta didik Anda.
1. Seorang teman dari Amerika memberi saran belajar yang dia dapat dari ayahnya. Hari pertama sekolah, ulang kembali pelajaran yang telah didapat. Setelah itu baca singkat dua halaman materi berikutnya buat cari kerangkanya saja. Begitu pelajaran tersebut diterangkan guru esoknya, Anda sudah punya gambaran atau dasarnya, tinggal menambahkan saja apa yang belum Anda tahu. Jadi begitu pulang sekolah, tinggal mengulang saja untuk mencari kesimpulan atau ringkasan.
2. Usahakan selalu konsentrasi penuh waktu mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru atau totor. Materi yang Anda dengar bakal mudah dipanggil lagi begitu Anda menghapal ulang pelajaran tersebut.
3. Beberapa teman juga merekomendasikan untuk mengetik ulang catatan pelajaran ke dalam komputer. Logikanya, dengan mengetik ulang catatan berarti sama saja dengan membaca ulang pelajaran yang baru saja didapat dari sekolah. Materi yang diulang tadi bisa tersimpan di memori otak buat jangka waktu yang lama. Lebih bagus lagi kalo membacanya kembali atau mempelajari catatan tersebut setelah diketik.
4. Cara lain adalah dengan membaca ulang catatan pelajaran kemudian buat kesimpulan dengan kalimat sendiri. Supaya dapat terpatri lama di memori, tulis kesimpulan tadi di secarik kertas kecil seukuran kartu nama. Kartu-kartu tersebut efektif untuk mengulang dan membaca singkat kala senggang.
5. Teman lainnya menyarankan untuk selalu menggunakan buku catatan yang berbeda pada setiap mata pelajaran. Cara ini dinilai lebih teratur sehingga pada waktu ingin mengulang suatu pelajaran kita tidak perlu lagi harus membuka semua buku.
6. Mengulang pelajaran tidak selamanya harus dengan membaca atau menulis. Mengajari teman lain tentang materi yang baru diulang bisa membuatmu selalu ingat akan materi tersebut. Bagusnya lagi, Anda menjadi lebih paham akan materi tersebut.
7. Belajar mendadak menjelang tes memang tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Caranya: selalu buat ringkasan atau kesimpulan pada setiap pelajaran, kalau perlu pakai tabel atau gambar ilustrasi supaya mudah diingat.
8. Ada beberapa teman di Australia yang menyukai waktu belajar pada siang hari. Maklum, badan masih segar setelah tidur cukup di malam hari, jadi semangat masih tinggi. Kondisi yang bagus tersebut tidak mereka sia-siakan begitu saja. Pagi mereka konsentrasi penuh pada pelajaran di kelas dan siangnya konsentrasi untuk mengulang kembali. Malam hari hanya mereka gunakan untuk mengerjakan aktivitas ringan atau pekerjaan rumah. Jadi tidak pernah ada kata begadang.
9. Kalau badan capek, bakal susah buat konsentrasinya. Beberapa teman menyarankan untuk libur dulu dari acara olah raga atau kegiatan fisik lainnya sehari menjelang ulangan umum.
10. Belajar sambil mendengarkan musik memang asyik. Pilih music yang tenang tapi menggugah. Musik klasik macam Beethoven ato Mozart bisa dicoba. Musik tipe ini cocok banget buat menemani kamu selama mengerjakan tugas yang jawabannya sudah pasti, seperti matematika, ilmu alam atau bahasa asing. Dijamin stamina belajar Anda akan selalu berisi dan penuh semangat.
Memang bingung ya kalau semua orang saling memberi tahu apa yang harus dikerjakan. Paling penting adalah utamakan prioritas Anda. Karena biasanya kita menilai diri sendiri dari apa yang dirasakan, sedang orang lain hanya melihat dari apa yang telah kita hasilkan. Sementara apa yang bisa kita hasilkan hanya kita sendiri yang tahu. Jadi, buat target yang kamu percaya mampu meraihnya bukan apa yang dipikirkan orang lain. Begitu juga dengan cara belajar efektif, pilih cara baik mana yang paling pas dengan kondisi Anda. Selamat mencoba!
Sumber: Study Tips from Students, www.adprima.com

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!